Category: Berita

  • Pengangkutan Limbah B3 Baterai Mobil Listrik BYD: JLT sebagai Mitra Transportasi

    Pengangkutan Limbah B3 Baterai Mobil Listrik BYD: JLT sebagai Mitra Transportasi

    Perkembangan kendaraan listrik di Indonesia turut meningkatkan kebutuhan terhadap layanan transportasi yang mampu mendukung pengiriman limbah baterai secara aman, tepat, dan efisien. Dalam proses tersebut, pemilihan mitra transportasi menjadi bagian penting untuk memastikan limbah baterai dapat diantar dari lokasi asal menuju lokasi tujuan sesuai kebutuhan.

    PT Jabar Laju Transindo (JLT) dipercaya sebagai mitra transportasi untuk mendukung pengangkutan limbah baterai kendaraan listrik BYD dari jaringan dealer di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

    JLT sebagai Mitra Transportasi JNT Cargo

    Dalam pelaksanaannya, JNT Cargo menunjuk dan bekerja sama dengan JLT untuk mendukung kebutuhan pengangkutan limbah B3 baterai dari dealer BYD menuju lokasi tujuan yang telah ditentukan.

    Peran JLT dalam kegiatan ini berfokus pada aspek transportasi. JLT mendukung proses pengantaran dengan menyediakan armada yang sesuai serta layanan yang menyesuaikan kebutuhan operasional di lapangan.

    Dengan pengalaman dalam layanan transportasi limbah B3, JLT memahami bahwa pengangkutan membutuhkan perencanaan yang baik, ketepatan waktu, serta perhatian terhadap keselamatan selama perjalanan.

    Armada yang Sesuai untuk Kebutuhan Pengangkutan

    Setiap kebutuhan pengangkutan memiliki karakteristik yang berbeda. Karena itu, penggunaan armada yang sesuai menjadi salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran proses pengiriman.

    JLT menyediakan dukungan armada untuk membantu proses pengangkutan limbah baterai dari jaringan dealer BYD di wilayah DKI Jakarta, Jawa Barat, dan Banten.

    Selain kesiapan armada, kecepatan respons juga menjadi bagian dari layanan JLT. Koordinasi yang baik antara pihak terkait membantu proses pengangkutan berjalan lebih terarah dan sesuai kebutuhan.

    Mitra Transportasi untuk Kebutuhan Industri

    Bagi perusahaan, pengangkutan limbah B3 membutuhkan mitra yang dapat mendukung kebutuhan operasional secara profesional. JLT hadir sebagai mitra transportasi yang mengutamakan ketepatan, kesiapan armada, dan respons layanan.

    Dengan dukungan armada dan layanan yang responsif, JLT siap membantu perusahaan memenuhi kebutuhan pengangkutan limbah B3 secara lebih terencana dan efisien.

  • Mewujudkan Pengelolaan Limbah B3 Yang Sesuai Regulasi di Lingkungan Fasyankes Kabupaten Purwakarta

    Mewujudkan Pengelolaan Limbah B3 Yang Sesuai Regulasi di Lingkungan Fasyankes Kabupaten Purwakarta

    Untuk memperkuat kesadaran dan kerja sama dalam pengelolaan limbah berbahaya dan beracun (B3), Dinas Kesehatan Kabupaten Purwakarta bersama PT Jabar Laju Transindo menggelar seminar bertema “Kebijakan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun di Fasilitas Pelayanan Kesehatan” di Aula Dinas Kesehatan Purwakarta pada Kamis (7/11/2024). PT Jabar Laju Transindo merupakan BUMD Jawa Barat anak perusahaan dari PT Jasa Medivest yang memiliki pengalaman 18 tahun dalam mengelola limbah serta anak perusahaan dari PT Jasa Sarana.

    Seminar ini mengundang narasumber Ibu Resmiani, ST., MT., yang menjabat sebagai Kepala Bidang Pengendalian Pencemaran Lingkungan di Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Jawa Barat. Fokus utama seminar ini adalah meningkatkan pemahaman tentang pengelolaan limbah B3 yang aman dan sesuai aturan. Beni Cahyadi, Plt. Direktur PT Jabar Laju Transindo, menyampaikan harapannya bahwa acara ini akan memberikan dampak positif bagi pengelolaan limbah di fasilitas kesehatan.

    “Acara ini menjadi langkah konkret bagi fasilitas layanan kesehatan untuk lebih memahami pengelolaan limbah B3 dan menjalankan praktik sesuai regulasi, khususnya yang berkaitan dengan pengangkutan dengan pihak ketiga,” ujar Beni, yang akrab disapa Kang Ben.

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Purwakarta, H. Deni Darmawan, Dr., MARS, menyambut baik penyelenggaraan seminar ini. Ia berharap kegiatan ini dapat meningkatkan pemahaman dan praktik pengelolaan limbah B3 yang benar di kalangan peserta.

    Kang Ben menegaskan, sebagai perusahaan pengangkut limbah B3, PT Jabar Laju Transindo memikul tanggung jawab besar dalam mengangkut limbah B3 dari penghasil ke pengelola di lingkungan Fasyankes Purwakarta. “PT Jabar Laju Transindo berkomitmen penuh untuk menghadirkan solusi pengelolaan limbah B3 yang aman dan efisien. Acara ini menekankan pentingnya sinergi antara fasilitas kesehatan dan penyedia layanan untuk mewujudkan lingkungan yang bersih dan berkelanjutan,” tambah Kang Ben.

    Sebagai bagian dari Jasa Medivest Group, PT Jabar Laju Transindo tidak hanya bertugas mengangkut limbah B3, tetapi juga menyediakan layanan pengolahan limbah yang aman dan kolaboratif dengan pengolah limbah yang berizin.

    Widy, salah satu peserta seminar, mengungkapkan antusiasmenya. Menurutnya, pengelolaan limbah B3 membutuhkan perhatian besar dalam hal regulasi, teknis, maupun operasional. Kolaborasi antara Dinas Kesehatan Purwakarta dan PT Jabar Laju Transindo menjadi kunci dalam memastikan pengelolaan limbah B3 yang aman dan berwawasan lingkungan.

    “Ini sangat penting untuk mencegah pencemaran dan melindungi keselamatan masyarakat. Dengan adanya sertifikasi dan pelatihan yang memadai, kualitas pengelolaan limbah B3 di fasilitas kesehatan Kabupaten Purwakarta dapat terus ditingkatkan,” ujar Widy.

  • Jawa Barat Hadapi Tantangan Serius dalam Pengelolaan Limbah B3 Medis

    Jawa Barat Hadapi Tantangan Serius dalam Pengelolaan Limbah B3 Medis

    PT Jasa Medivest Group: Solusi untuk Limbah Medis

    PT Jasa Medivest, sebuah BUMD induk perusahaan PT Jabar Laju Transindo yang bergerak di bidang pengelolaan limbah medis, telah lama menjadi garda depan dalam mengatasi masalah limbah B3 di fasilitas layanan kesehatan di Jawa Barat. Namun, Direktur Utama PT Jasa Medivest sekaligus Deputi Direktur PT Jabar Laju Transindo, Beni Cahyadi, mengungkapkan sejumlah tantangan yang masih menghantui sektor ini, seperti terbatasnya simpul logistik untuk fasilitas kesehatan kecil, serta kurangnya pemahaman mengenai pentingnya pengelolaan limbah B3 yang tepat. Hal ini dikemukakan pada acara seminar hybrid yang bertajuk “Kebijakan Pengelolaan Limbah Bahan Berbahaya dan Beracun (B3) Pada Fasilitas Layanan Kesehatan”. Seminar yang dihadiri oleh Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Machmudin, Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jabar, Prima Mayaningtyas, Perwakilan Kepala Dinas Kesehatan, Direktur PT Jasa Sarana induk perusahaan PT Jasa Medivest yang diwakili oleh Mohammad Wais Fansuri. Seminar ini juga diikuti oleh 150 peserta yang hadir secara langsung, 750 peserta yang hadir secara daring dan 500 penonton di kanal youtube DLH Jabar.

    Beni Cahyadi Direktur PT Jasa Medivest

    Peluang Bisnis yang Menggoda namun Berisiko

    Di sisi lain, peningkatan jumlah fasilitas kesehatan di Jawa Barat dan volume limbah B3 yang dihasilkan membuka peluang bisnis yang menjanjikan bagi perusahaan pengelolaan limbah. Namun, persaingan yang ketat dan persepsi bahwa harga murah adalah yang terbaik seringkali menghambat upaya untuk menerapkan praktik pengelolaan limbah yang baik.

    Upaya Pemerintah dan Solusi dari PT Jasa Medivest Group

    Pemerintah Provinsi Jawa Barat telah menunjukkan komitmennya dalam mengatasi masalah ini melalui berbagai inisiatif, termasuk peningkatan kapasitas tenaga kesehatan dan penguatan regulasi. PT Jasa Medivest, dengan pengalaman lebih dari 17 tahun di bidang ini, menawarkan solusi yang komprehensif, didukung oleh fasilitas pengolahan yang modern dan kapasitas penyimpanan yang memadai.

    Tantangan yang Dihadapi Fasilitas Kesehatan

    Kepala Dinas Lingkungan Hidup Jawa Barat, Prima Mayaningtyas, mengungkapkan bahwa sebagian besar fasilitas kesehatan masih menghadapi kendala dalam mengelola limbah B3, seperti kurangnya pengetahuan, sumber daya manusia, dan fasilitas yang memadai.

    Prima Mayaningtyas Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Jabar
    Bey Machmudin Penjabat Gubernur Jawa Barat

    Jalan Menuju Masa Depan yang Lebih Baik

    Untuk mengatasi masalah ini, diperlukan sinergi yang kuat antara pemerintah, sektor swasta, dan masyarakat. Dengan mengadopsi praktik pengelolaan limbah yang lebih baik dan berinvestasi dalam teknologi yang tepat, kita dapat menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat untuk generasi mendatang.

    Limbah Medis menjadi salah satu isu lingkungan yang paling mendesak di Jawa Barat. Melalui kolaborasi dan komitmen bersama, kita dapat mengatasi tantangan ini dan membangun masa depan yang berkelanjutan.

    Mari bersama-sama mendukung upaya pengelolaan limbah B3 yang lebih baik di Jawa Barat.

    Sumber :

    dlh.jabarprov.go.id

    Jasa Medivest Dorong Pemda Kelola Limbah B3 Berbasis Kewilayahan (bisnis.com)

    Jabar Komitmen Kelola Limbah B3  Ramah Lingkungan | tugubandung.id

    Pengelolaan Limbah B3 di Jawa Barat masih Bermasalah (mediaindonesia.com)

  • Transformasi Hijau: Sinergi untuk Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 yang Berkelanjutan

    Transformasi Hijau: Sinergi untuk Pengelolaan Sampah dan Limbah B3 yang Berkelanjutan

    Transformasi Menuju Ekonomi Ramah Lingkungan

    Dinamika pembangunan global yang kontemporer menuntut transformasi ke arah ekonomi yang lebih ramah lingkungan, mencakup sektor energi, industri, lahan, kelautan dan pesisir, pangan, pertanian, serta pengelolaan limbah dan sampah. Keadaan ini mempertegas urgensi untuk meninggalkan paradigma pembangunan konvensional menuju praktik yang lebih berkelanjutan. Salah satunya adalah dengan pengelolaan sampah dan limbah B3 berkelanjutan

    Talkshow “Updating Isu PSLB3 untuk Pemerintah Daerah dan Dunia Usaha”

    Merespons kondisi ini, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan melalui Direktorat Jenderal Pengelolaan Sampah, Limbah, dan B3 (PSLB3) menyelenggarakan talkshow bertajuk “Updating Isu PSLB3 untuk Pemerintah Daerah dan Dunia Usaha” di Jakarta pada Selasa, 2 Juli 2024. Acara ini bertujuan untuk menyampaikan isu-isu terkini serta menyelaraskan pemahaman dalam implementasi prinsip dan regulasi pengelolaan sampah, limbah, dan bahan berbahaya serta beracun.

    Pentingnya Sinergi dalam Pengelolaan Limbah dan Sampah

    Direktur Jenderal PSLB3, Rosa Vivien Ratnawati, dalam sambutannya menekankan bahwa keberhasilan pencapaian sasaran kinerja Direktorat Jenderal PSLB3 sangat bergantung pada sinergi antara mitra kerja, dunia usaha, pemerintah daerah, dan UPT KLHK di daerah. Oleh karena itu, kesamaan pemahaman dan mindset dalam pengelolaan sampah, limbah, dan B3 di kalangan para pemangku kepentingan sangat esensial.

    “Kita berhasil mencapai target kinerja yang baik dalam PSLB3 berkat dukungan dari pemerintah daerah, UPT KLHK di daerah, para mitra, dan dunia usaha. Bapak dan Ibu sekalian adalah komponen penting. Kami mengundang pemerintah daerah dan UPT KLHK di daerah untuk menyamakan pengetahuan dan mindset kita bersama, sehingga tidak ada perbedaan pandangan dalam pengelolaan sampah, limbah, dan B3 antara KLHK, pemerintah daerah, dan dunia usaha,” ujar Rosa Vivien.

    Tantangan dalam Pengelolaan Sampah di Indonesia

    Dalam hal pengelolaan sampah, berdasarkan data dari Sistem Informasi Pengelolaan Sampah Nasional (SIPSN), timbulan sampah nasional pada tahun 2023 mencapai 69,9 juta ton/tahun, dengan capaian kinerja pengelolaan sampah Indonesia baru mencapai 66,94%. Masih ada 33,06% sampah yang belum terkelola dengan baik, yang berpotensi mencemari dan merusak lingkungan. Dengan perkembangan teknologi yang semakin modern, sampah seharusnya dapat diolah lebih efektif sesuai jenis dan peruntukannya, dengan prinsip menjadikan sampah sebagai sumber daya. Hal ini memerlukan dukungan dari semua pihak, termasuk dunia usaha dan pemerintah daerah agar pengelolaan sampah dan limbah B3 berkelanjutan dapat terlaksana

    “Pesan saya kepada kepala dinas LH, TPA itu adalah tempat untuk residu. Oleh karena itu, galakkan pemilahan sampah dari rumah, galakkan bank sampah sebagai pusat pengumpulan sampah terpilah, dan TPS3R sebagai fasilitas pengolahannya supaya bisa ditindaklanjuti dengan pengelolaan sampah selanjutnya dan tidak dibuang begitu saja ke TPA,” tambah Rosa Vivien.

    Arah Kebijakan Pengelolaan Limbah dan Sampah

    Pada kesempatan ini, di hadapan para kepala Dinas Lingkungan Hidup se-Indonesia serta pimpinan perusahaan dan asosiasi yang hadir, Dirjen PSLB3 juga menyampaikan beberapa arahan kebijakan dalam pengelolaan sampah, limbah, dan B3 yang sedang berjalan saat ini. Pertama, percepatan implementasi teknologi pengelolaan sampah untuk mendukung industrialisasi sampah di Indonesia. Kedua, percepatan pencapaian target phase-out PCBs tahun 2024 dengan tetap memperhatikan kemampuan dan kesanggupan para pelaku usaha untuk menerapkan kebijakannya. Ketiga, percepatan penerapan prinsip cradle to cradle serta ekonomi sirkular dalam pengelolaan limbah B3 dan Non B3. Keempat, mendorong dunia usaha untuk menyusun program kedaruratan pengelolaan limbah B3 sesuai dengan kegiatan yang dilakukan.

    Harapan dan Arah Masa Depan

    Di akhir sambutannya, Dirjen PSLB3 juga berharap para mitra, dunia usaha, dan pemerintah daerah dapat memanfaatkan masukan terkait pengelolaan sampah, limbah, dan B3 dari penyelenggaraan talkshow ini. Selain itu, para pelaku usaha juga diharapkan lebih proaktif dalam menyampaikan kendala yang dihadapi serta berbagi informasi mengenai teknologi terbaru dalam pengelolaan sampah, limbah, dan B3 kepada KLHK.

    “Terakhir, saya ingin menekankan bahwa kita semua harus terus belajar. Tidak boleh berhenti atau merasa stuck. Untuk setiap investasi yang masuk ke Indonesia, kita harus memastikan bahwa investasi tersebut memperhatikan kondisi lingkungan hidup di sekitarnya serta memiliki teknologi yang memadai untuk menyelesaikan masalah tersebut,” tutup Rosa Vivien.

    sumber : https://ppid.menlhk.go.id/

  • Transformasi Rumah Sakit San Medical Center Karawang

    Transformasi Rumah Sakit San Medical Center Karawang

    Peluncuran Logo Baru dan Groundbreaking Pembangunan Rumah Sakit San Medical Center di Karawang

    Pada tanggal 6 Juni 2024, Rumah Sakit San Medical Center resmi meluncurkan logo baru dan melakukan groundbreaking bangunan baru di Karawang. Acara ini menjadi tonggak penting dalam sejarah rumah sakit yang sebelumnya dikenal sebagai Rumah Sakit Ibu dan Anak Sentul Cikampek ini.

    Fasilitas Baru yang Modern dan Lengkap

    Bangunan baru Rumah Sakit San Medical Center dirancang setinggi 7 lantai dengan kapasitas 199 tempat tidur. Fasilitas ini dilengkapi dengan 5 kamar operasi yang menggunakan sistem Modular Operating Theatre. Selain itu, tersedia juga 20 klinik layanan spesialis dan 7 klinik layanan eksekutif yang mencakup spesialis mata, kulit dan kelamin, jantung dan pembuluh darah, paru-paru, serta kedokteran jiwa. Rumah sakit ini juga menyediakan layanan hemodialisa.

    Komisaris Utama PT Sentul Sarana Medika, menyampaikan harapannya atas prospek masa depan RSU San Medical Center, “Kita berharap prospek kedepannya akan bagus karena masyarakat sangat membutuhkan pelayanan yang lebih komprehensif, tidak hanya untuk kesehatan ibu dan anak tetapi juga untuk masyarakat umum sehingga pelayanan yang diberikan akan lebih luas dan penyakit apapun bisa ditangani.”

    Dengan penambahan sarana dan prasarana, Rumah Sakit San Medical Center diharapkan dapat mendukung program GKN (Gerakan Kesehatan Nasional), program universal health coverage, serta berbagai program kesehatan di Kabupaten Karawang. Akreditasi paripurna yang telah dicapai menunjukkan komitmen rumah sakit dalam memberikan pelayanan terbaik.

    Perubahan logo Rumah Sakit San Medical Center diharapkan dapat mewakili nilai-nilai profesionalisme, kepercayaan, keterbukaan, dan kebahagiaan. Logo baru ini merupakan simbol transformasi dan peningkatan kualitas pelayanan yang terus dilakukan oleh rumah sakit.

    PT Jabar Laju Transindo sebagai transporter limbah B3 medis senantiasa menjadi bagian penting dalam kegiatan operasional rumah sakit.

     

    Tentang Rumah Sakit San Medical Center

    Rumah Sakit San Medical Center beralamat di: Jl. A. Yani No.16, Sentul, Cikampek Selatan, Cikampek, Kabupaten Karawang, Jawa Barat., dan berada di bawah naungan PT Sentul Sarana Medika. Awalnya, rumah sakit ini dikenal sebagai Rumah Sakit Ibu dan Anak Sentul Cikampek yang berkembang dari praktik sederhana dr. H. Budi Santoso Sp.OG, MMRS pada tahun 2010. Dengan perubahan ini, Rumah Sakit San Medical Center siap menjadi pilihan utama masyarakat Purwasuka untuk mendapatkan pelayanan kesehatan yang profesional dan berkualitas.

    Sumber : smchospitalkarawang.com

  • Pelatihan Pengelolaan B3 di Rumah Sakit Khusus Orthopedi (RSOP) Ciamis 2024

    Pelatihan Pengelolaan B3 di Rumah Sakit Khusus Orthopedi (RSOP) Ciamis 2024

    Pelatihan Pengelolaan B3 di Rumah Sakit Khusus Orthopedi (RSOP) Ciamis

    Ciamis – Pengelolaan limbah B3 (Bahan Berbahaya dan Beracun) di rumah sakit merupakan salah satu aspek penting dalam menjaga kesehatan lingkungan dan keselamatan kerja. Rumah Sakit Khusus Orthopedi RSOP Ciamis telah mengambil langkah signifikan dalam meningkatkan kualitas pengelolaan limbah B3 melalui pelatihan yang disediakan oleh PT Jabar Laju Transindo (PT JLT). Pada tanggal 4 juni 2024 dilaksanakan Pelatihan Pengelolaan B3 di (RSOP) Ciamis. Pelatihan ini merupakan bagian dari fasilitas yang diberikan oleh PT JLT secara gratis kepada pelanggan. Pelatihan kali ini dibawakan oleh Agus Salim staf marketing PT JLT.

    Rumah sakit menghasilkan berbagai jenis limbah, termasuk limbah medis yang dikategorikan sebagai limbah B3. Limbah ini dapat mencakup bahan kimia berbahaya, obat-obatan kedaluwarsa, dan sisa-sisa bahan medis yang dapat menimbulkan risiko bagi kesehatan manusia dan lingkungan. Oleh karena itu, pengelolaan limbah B3 yang efektif sangat penting untuk mencegah dampak negatif yang ditimbulkan.

    Manfaat Pelatihan Limbah B3

    Pelatihan limbah B3 yang diadakani di Rumah Sakit Khusus Orthopedi Ciamis memberikan berbagai manfaat, antara lain:

    1. Peningkatan Kesadaran dan Pengetahuan: Pelatihan ini meningkatkan pemahaman kepada karyawan rumah sakit tentang pentingnya pengelolaan limbah B3 yang benar.
    2. Keselamatan Kerja: Dengan pengetahuan yang memadai, risiko kecelakaan kerja akibat paparan limbah B3 dapat kurangi atau bahkan tidak ada kecelakaan kerja.
    3. Kepatuhan Regulasi: Pihak rumah sakit dapat memastikan bahwa pengelolaan limbah B3 sesuai dengan regulasi.
    4. Perlindungan Lingkungan: Pengelolaan limbah B3 yang tepat membantu melindungi lingkungan dari kontaminasi bahan berbahaya.

    Pelatihan limbah B3 di Rumah Sakit Khusus Orthopedi Ciamis merupakan langkah penting dalam memastikan keselamatan kerja dan perlindungan lingkungan. Dengan diadakannya pelatihan ini, diharapkan karyawan di rumah sakit dapat meningkatkan kualitas pengelolaan limbah B3 di lingkungannya.

    Sekilas tentang rumah sakit khusus orthopedi ciamis

    RSOP Ciamis adalah Rumah Sakit Khusus Orthopaedi Swasta di Kabupaten Ciamis, Jawa Barat yang berfokus pada penanganan kasus-kasus orthopaedi, traumatologi dan rehabilitasi medik.

    Berlokasi di Jl. Ciamis – Banjar No.341, Cijeungjing, Kec. Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat 46271.

    RSOP Ciamis memberikan pelayanan yang paripurna pada kasus subspesialistik orthopaedi (tulang belakang (Spine), panggul dan lutut (hip and knee), orthopedi anak (pediatrik) serta kasus bedah lainnya.

    Rumah Sakit Khusus Orthopedi (RSOP Ciamis) digagas oleh dr. Iman Solichin, Sp.OT (K) Spine adalah Rumah Sakitu Khusus Orthopedi dibawah bendera kepemilikan PT. Putra Ortho Satria Ciamis dan bersifat independen. Dasar kepemilikan pendirian RSOP Ciamis timbul karena melihat kenyataan belum adanya rumah sakit khusus dibidang Ilmu Orthopedi khususnya Orthopaedi yang berada di wilayah Ciamis menyebabkan dibutuhkannya suatu rumah sakit yang dapat memberukan pelayanan yang berkualitas dengan akses yang mudah di wilayah ini.

    Gagasan ini akhirnya direalisasikan pada tanggal 21 Oktober 2017 ditandai dengan peletakan batu pertama bangunan RSOP Ciamis, setelah sebelumnya tahun 2006, dr. Iman Silichin, Sp.OT (K) Spine, mendirikan Rumah Sakit Orthopedi Purwokerto. Rumah sakit ini didirikan di Jalan Raya Ciamis Banjar KM 7 nomor 341 RT/RW 16/06, Desa Cijeungjing, Kecamatan Cijeungjing, Kabupaten Ciamis, Jawa Barat. Diharapkan dengan berdirinya rumah sakit ini dapat membantu Kabupaten Ciamis dalam mewujudkan Pelayanan Kesehatan yang berkualitas dan menyenangkan dan membantu dalam perkembangan Kabupaten Ciamis untuk mencapai kemajuan dalam semua bidang khususnya bidang kesehatan.

    sumber : RSOP Ciamis – Care Like No Other

  • Perusahaan EMKA Beschlagteile Percayakan Pengangkutan dan Pengelolaan Limbah B3 ke PT Jabar Laju Transindo

    Perusahaan EMKA Beschlagteile Percayakan Pengangkutan dan Pengelolaan Limbah B3 ke PT Jabar Laju Transindo

    Perusahaan EMKA Beschlagteile Percayakan Pengangkutan dan Pengelolaan Limbah B3 ke PT Jabar Laju Transindo

    Gedebage, 21 Mei 2024 – Dalam upaya untuk menjaga lingkungan dan memenuhi peraturan pemerintah terkait pengelolaan limbah berbahaya dan beracun (B3), perusahaan EMKA Beschlagteile telah mempercayakan pengangkutan dan pengelolaan limbah B3 mereka kepada PT Jabar Laju Transindo. Langkah ini merupakan bagian dari komitmen EMKA Beschlagteile untuk menjalankan bisnis yang berkelanjutan dan ramah lingkungan.

    Kerjasama Strategis untuk Lingkungan yang Lebih Baik

    PT Jabar Laju Transindo dikenal sebagai perusahaan yang berpengalaman dalam bidang pengelolaan limbah B3. Mereka memiliki fasilitas yang memadai serta mengikuti standar operasional yang ketat untuk memastikan bahwa limbah B3 dikelola dengan aman dan tidak mencemari lingkungan. Dengan menggandeng PT Jabar Laju Transindo, EMKA Beschlagteile berharap dapat meningkatkan efisiensi pengelolaan limbah serta meminimalkan dampak negatif terhadap lingkungan.

    Proses Pengelolaan Limbah yang Terintegrasi

    Kerjasama ini mencakup seluruh proses pengelolaan limbah B3, mulai dari pengangkutan, pemrosesan, hingga pembuangan akhir. PT Jabar Laju Transindo akan mengangkut limbah B3 dari fasilitas produksi EMKA Beschlagteile dengan menggunakan armada kendaraan khusus yang telah memenuhi standar keselamatan dan lingkungan. Limbah tersebut kemudian akan diproses di fasilitas pengolahan milik PT Jabar Laju Transindo, yang dilengkapi dengan teknologi canggih untuk mengolah limbah secara efisien dan ramah lingkungan.

    Komitmen terhadap Kesehatan dan Keselamatan

    EMKA Beschlagteile menegaskan bahwa kesehatan dan keselamatan karyawan serta masyarakat sekitar merupakan prioritas utama. Oleh karena itu, kerjasama dengan PT Jabar Laju Transindo diharapkan dapat mengurangi risiko yang terkait dengan pengelolaan limbah B3. PT Jabar Laju Transindo juga telah memiliki sertifikasi dan izin resmi dari pemerintah untuk menjalankan operasinya, sehingga memastikan kepatuhan terhadap regulasi yang berlaku.

    Dukungan terhadap Program Pemerintah

    Langkah ini juga sejalan dengan program pemerintah yang mendorong perusahaan-perusahaan untuk lebih bertanggung jawab dalam mengelola limbah industrinya. EMKA Beschlagteile berkomitmen untuk terus mendukung inisiatif pemerintah dalam menciptakan lingkungan yang bersih dan sehat bagi generasi mendatang.

    Kerjasama antara EMKA Beschlagteile dan PT Jabar Laju Transindo ini diharapkan dapat menjadi contoh bagi perusahaan lain dalam hal pengelolaan limbah B3 yang bertanggung jawab dan berkelanjutan. Semoga langkah ini dapat memberikan kontribusi positif bagi lingkungan dan kesehatan masyarakat.

    sumber : www.emka.com